Agus bercerita, ketika angin mulai mengamuk sekitar pukul 15.00 WIB, ia beserta istri dan kedua anaknya sedang berada di luar rumah. Mereka sedang mempersiapkan berjualan mie ayam, usaha keluarga tersebut.
"Tiba-tiba saja kami sudah terjebak angin," kisah Agus di dekat rumahnya, kepada detikcom, Selasa (21/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"5 detik kami terbawa angin," kisahnya.
Agus kini terluka di bagian pelipis kiri akibat dihantam benda tumpul yang diterbangkan angin. Ia pun hanya mendapat pertolongan pertama.
"Saya sempat tidak sadar sebentar ketika sebuah benda mengenai mata saya," ujarnya dengan perban menutup pelipisnya.
Di Kelurahan Ragunan, angin memporakporandakan wilayah RW 03. Kini warga tengah bergotong-royong membenahi rumah mereka. Warga yang rumahnya rusak parah pun mengungsi ke mushola terdekat.
Pengungsian dan Dapur Umum
Saat meninjau lokasi kejadian, Walikota Jaksel Syahrul Effendi mengatakan pihaknya kini sedang menginventarisir rumah-rumah yang hancur. Pemkot pun siap untuk memberikan bantuan berupa tenda pengungsian dan dapur umum.
"Besok kita instruksikan kepada warga untuk gotong royong perbaiki rumah, tapi sekarang juga sudah ada yang melakukan perbaikan. Nantinya akan dibangun tenda dan dapur umum. Jika dibutuhkan akan disiapkan," kata Syahrul. (lrn/nrl)











































