"Ini retorika penuh kebencian. Saya pikir, ini salah satu alasan kenapa kalian melihat pemerintah dan presiden (AS) bertekad bahwa partisipasi dalam konferensi ini bukan hal yang bijak untuk dilakukan," kata juru bicara Gedung Putih Robert Gibbs pada wartawan di Washington seperti dilansir AFP, Selasa (21/4/2009).
Gibbs menuturkan, Presiden AS Barack Obama sangat tidak setuju dengan Ahmadinejad yang dalam pidatonya menyebut Israel sebagai "negara rasis paling keji dan represif."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ditandaskan Gibbs, pemerintah AS tetap ingin melakukan dialog langsung dengan Teheran guna memperbaiki hubungan.
Pidato Ahmadinejad dalam pertemuan PBB di Jenewa itu telah memicu aksi walk out oleh puluhan delegasi Uni Eropa. Sebelumnya negara-negara seperti AS, Jerman, Israel, Italia, Belanda, Polandia, Kanada, Australia dan Selandia Baru telah menolak hadir dalam pertemuan Jenewa tersebut.
Alasannya, mereka khawatir Ahmadinejad akan menggunakan event itu untuk menyamakan Zionisme dengan rasisme.
Pertemuan PBB yang digelar di Jenewa ini bertujuan menganalisa upaya-upaya global untuk memerangi rasisme sejak Konferensi Dunia Terhadap Rasisme diadakan di Afrika Selatan pada 2001 lalu.
(ita/iy)











































