Sontak saja kata-kata Ahmadinejad itu membuat sekitar 40 diplomat Inggris dan Uni Eropa lainnya gerah. Mereka pun bergegas meninggalkan ruang konferensi.
Sekjen PBB Ban Ki-moon menyesalkan pidato Ahmadinejad itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Ban, Ahmadinejad telah mengabaikan permintaannya untuk tidak melontarkan komentar seperti itu.
Ban mengatakan, sebelum pidato itu, dirinya telah menemui Ahmadinejad dan menyarankan padanya untuk tidak mengeluarkan komentar yang memecah-belah konferensi.
"Sangat disesalkan karena permintaan saya untuk melihat ke masa depan kesatuan tidak diindahkan oleh Presiden Iran," kata Ban seperti dilansir AFP, Selasa (21/4/2009).
"Ini pengalaman sangat mengganggu bagi saya sebagai Sekjen," cetus Ban. "Ini situasi yang benar-benar tak bisa diterima," imbuh pemimpin badan dunia itu.
Dalam pidatonya, Ahmadinejad juga mengatakan, AS dan Eropa membantu membangun Israel setelah Perang Dunia II dengan mengorbankan rakyat Palestina.
Konferensi PBB yang digelar di Jenewa ini bertujuan menganalisa upaya-upaya global untuk memerangi rasisme sejak Konferensi Dunia Terhadap Rasisme diadakan di Afrika Selatan pada 2001 lalu.
Negara-negara seperti AS, Jerman, Israel, Italia, Belanda, Polandia, Kanada, Australia dan Selandia Baru telah menolak hadir dalam pertemuan Jenewa tersebut. Alasannya, mereka khawatir Ahmadinejad akan menggunakan event itu untuk menyamakan Zionisme dengan rasisme.
(ita/iy)










































