"Kami tetap pada pendirian kami bahwa tolonglah tunjukkan itikat baiknya untuk memperkenalkan diri pada keluarga kami dengan mengadakan acara, mengingat hal ini benar-benar sudah siri (malu) di mata keluarga kami," ungkap ibunda Mano, Daisy Fajaria.
Hal itu dia disampaikan saat konferensi pers di Warung Ampera, Jl Ahmad Dahlah, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu, ketika Fakhry membujuk Mano untuk kembali ke Malaysia setelah kabur ke Jakarta, keluarga tetap ngotot bila syarat itu tidak dipenuhi.
"Kami tidak akan melakukan apapun, sampai ada perkawinan yang sah dengan surat lengkap dari kedua belah pihak. Saya tetap katakan buat pesta dulu (di Jakarta).
Kalau semua sudah berlangsung dengan baik, terserah mereka sebagai suami istri mau beli apa," tegas perempuan yang didampingi putri sulungnya bernama Dewi itu.
(irw/sho)











































