"Saya kira bukan hanya dibayar, tapi ini ada hubungan khusus juga dengan Mako Brimob, apalagi dengan pakai cara todong-todong senjata," ujar pengacara Jaenudin, Jonson Panjaitan kepada wartawan di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya, Senin (20/4/2009).
Anak Jaenudin, Alan disekap oleh Finna yang tidak lain adalah majikan Alan sejak Jum'at (3/4/2009) lalu. Selain itu, Ana, pembantu Finna serta paman Jaenudin, Kusnadi juga belum diketahui keberadaannya sejak dibawa paksa oleh Finna dan 3 oknum Brimob tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam laporan Nopol LP: 1161/K/IV/2009/SPK Unit II, Finna serta 3 oknum Brimob tersebut dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Keempat terlapor dilaporkan atas dugaan Pasal 328 KUHP dan atau 333 KUHP dan atau 334 KUHP tentang penculikan.
Kendati keadaan keempat keluarganya belum diketahui, Jaenudin tetap melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro. "Tindakan selanjutnya, kita akan berusaha melakukan penyelamatan saksi-saksi dulu untuk bongkar motif dan hubungan-hubungannya," pungkas Jonson.
(mei/ndr)











































