"Waktu di penginapan di Indramayu saya juga sempat ditodong pistol dan kepala saya dipukuli gagang pistol," tutur Jaenudin mengenang, saat melaporkan kasus ini di Mapolda Metro Jaya, Senin (20/4/2009).
Dia menambahkan, peristiwa itu terjadi pada awal April lalu. Saat itu Alan yang disiksa oleh oknum polisi AKP Sus dan seorang polisi lainnya karena dituduh mencuri emas milik Finna, menyebut nama dia dan kerabtanya Kusnadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam perjalanan kembali ke Jakarta, Kusnadi dan Jaenudin juga dipukuli di Tol Kanci. Kemudian Kusnadi mengaku menyimpan barang perhiasan emas di Losari, mereka pun kembali lagi ke Losari.
Namun karena barang yang dicari tak ada, akhirnya mereka pun kembali dibawa ke Jakarta. Pada Rabu 8 April pagi, Jaenudin tiba di Jakarta. Kemudian dia diistirahatkan di kontrakan, anak pertama Jaenudin, Aris di kawasan Buaran, Jakarta Timur.Β
Saat ada kesempatan itu, Jaenudin kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Jakarta Pusat. Dalam Laporan dengan Nopol 429/K/IV/2009/Res JP tanggal 9 April 2009, Jaenudin kemudian melaporkan tindakan pengeroyokan yang dilakukan oleh Finna.
Kemudian pada 13 April 2009, dirinya pun melaporkan ke Bid Propam Polda Metro Jaya dengan Nopol STPL/051IV/2009/Yanduan, melaporkan AKP Sus, Briptu Sam dan Bripda Sim atas tindakan pengeroyokan terhadap dirinya.
(mei/ndr)










































