Pembajak adalah seorang pria berusia 20-an tahun yang tinggal di Montego Bay. Namun namanya masih dirahasiakan. Demikian seperti diberitakan Telegraph, Senin (20/4/2009).
Dalam aksinya, pembajak sempat menyandera seluruh penumpang dan kru pesawat yang berjumlah lebih dari 150 orang. Namun seluruh penumpang kemudian dibebaskan. Kecuali lima kru pesawat yang hingga kini masih disandera.
Sejumlah tembakan sempat dilepaskan si pembajak di dalam pesawat. Namun dilaporkan tak ada yang cedera.
Saat ini Perdana Menteri Jamaica Bruce Golding dan Menteri Keamanan Nasional Senator Dwight Nelson telah berada di lokasi. Pasukan tentara dan polisi juga tengah mengepung bandara dan sekitar pesawat.
Pesawat tersebut bertujuan ke Kanada dan tadinya berencana melakukan persinggahan di Kuba. Belum jelas apa tuntutan pembajak. Pembajakan ini terjadi saat pesawat masih berada di landasan untuk bersiap-siap lepas landas pada Minggu, 19 April sekitar pukul 22.30 waktu setempat.
Dalam aksinya, pria bersenjata itu telah meminta uang dari para penumpang sebelum kemudian membebaskan mereka.
(ita/iy)











































