"Dia adalah seorang warga negara Amerika dan saya memiliki keyakinan bahwa dia tidak melakukan tindakan spionase apapun," kata Obama seperti dilansir oleh AFP, Senin (20/4/2009).
Hal tersebut disampikan Obama usai Saberi dinyatakan tebukti bersalah dalam sidang pengadilan yang digelar secara tertutup di Pengadilan Revolusioner Iran. Saberi yang ditangkap bulan Januari lalu, semula dituduh bekerja tanpa memiliki kartu pers yang sah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Saberi ditahan karena dikenai dakwaan telah membeli minuman beralkohol di negara muslim tersebut. Namun, Saberi yang mewarisi darah Iran dari sang ayah kemudian dituduh sebagai mata-mata Amerika karena tidak memiliki kartu pers yang sah.
Saberi sendiri sempat bekerja untuk beberapa media, diantaranya adalah BBC, jaringan radio Amerika NPR dan jaringan televisi Amerika Fox News. Kini saberi mendekam di tahanan Evin dekat Tehran sejak penghujung bulan Januari lalu.
(nov/rdf)











































