Jenazah Nidya Putri Rizki, bocah kelas 5 SD Yayasan Pendidikan Singosari, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), dimakamkan di Pekuburan Muslim Deli Tua. Anak tunggal pasangan Selamet Raharjo dan Hermiati ini, menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Deli Medan, Sabtu (18/4/2009) sore. Jenazahnya dimakamkan Minggu (19/4/2009).
Nindya sempat menjalani operasi dan menjalani perawatan intensif selama enam hari di ruang ICU. Nyawa korban tidak dapat terselamatkan akibat luka parah yang dideritanya setelah sebatang pohon di depan sekolah, tumbang dan menimpa Nidya dan sejumlah temannya saat beristirahat di ruang kelas, Selasa (14/4/2009) lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum dimakamkan, jenazah Nidya sempat disemayamkan di kediaman neneknya di Lingkungan Dua, Kelurahan Deli Tua selama satu malam, sekitar 50 meter dari rumah korban.
Nidya Putri Rizki, lahir 6 Mei 1999, setelah kedua orang tuanya menanti kelahiran selama 8 tahun. Sehari-hari, ayah korban, Selamet Raharjo bekerja sebagai tukang di salah satu bengkel pembuatan rak piring dari bahan aluminium. Sedang Hermiati menghabiskan waktunya sebagai penjaga toko. Dalam keseharian, Nidya mendapat pengawasan dari neneknya.
Dalam musibah pohon tumbang ini, lima rekan korban juga mengalami luka-luka. Kelimanya telah diperbolehkan pulang, Sabtu (18/4/2009) setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Sembiring, Deli Tua.
(rul/rdf)










































