Kepada wartawan, Notter mengaku senang bisa selamat. Namun, dia sangat mencemaskan keadaan temannya, Eugenio Vagni, yang masih ditahan pemberontak.
Otoritas Filipina mengatakan, Notter dapat dibebaskan ketika para penculiknya hendak menerobos pihak keamanan. Demikian dikutip dari bbc.co.uk, Sabtu (18/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri dalam negeri Filipinan Ronaldo Puno mengatakan, tekanan militer di sekitar kam gerilyawan membuat pembebasan sandera itu berhasil.
"Para penculik akhirnya meninggalkan Notter karena mereka tidak dapat menyeret Notter," kata dia.
Notter akan diterbangkan ke Kota Sambuaga dan untuk disatukan kemnbali dengan anggota ICRC) lainnya setelah menjalani cek kesehatan.
(irw/irw)











































