Jasad mereka masih terbaring di kamar jenazah rumah sakit di India. Demikian disampaikan penuntut umum India, Ujwal Nikam seperti diberitakan CNN, Sabtu (18/4/2009).
Dikatakan Nikam, para tersangka teroris itu belum dikuburkan karena tak ada seorang pun yang datang untuk mengambil jenazah mereka. Dan para tokoh muslim setempat menolak menguburkan mereka di tanah pemakaman muslim di Mumbai.
Ditambahkan Nikam, dirinya akan segera berbicara dengan para pejabat terkait untuk memutuskan apa yang akan dilakukan terhadap jenazah-jenazah itu.
Isu penguburan para tersangka teroris itu telah menimbulkan kontroversi di India. Kelompok-kelompok seperti Dewan Muslim India tidak ingin orang-orang itu dimakamkan di pekuburan muslim karena mereka telah mencemarkan agama Islam dengan perbuatan mereka.
Namun sebagian umat muslim lainnya tidak setuju dengan hal itu. Menurut mereka, penguburan harus dilakukan untuk semua muslim tanpa terkecuali.
Serangan teroris di Mumbai yang terjadi pada November 2008 lalu menewaskan lebih dari 160 orang. Kepolisian India menyatakan, pelaku serangan itu berjumlah 10 orang, semuanya diklaim berasal dari Pakistan. Sembilan di antaranya tewas dalam serangan itu. Satu-satunya tersangka yang masih hidup adalah Mohammed Ajmal Kasab, yang kasusnya tengah disidangkan di India.
Serangan itu berlangsung selama tiga hari empat malam, termasuk aksi pengepungan tiga hotel mewah dan satu pusat Yahudi di Mumbai.
(ita/ita)











































