"Jumlah masjid yang dibangun kurang sekali. Banyak orang agamanya tipis ya," keluh Kuntoro.
Keluhan itu dia sampaikan menjawab pertanyaan mengenai apa yang masih dianggap kurang memuaskan di Aceh. Kuntoro ditemui usai pembubaran BRR oleh Presiden SBY di Istana Negara, Jakarta, Jumat (17/4/2009).
Pada Kepala Negara, dilaporkannya capaian BRR selama 4 tahun bekerja baru 94% dari total sasaran yang ditetapkan dalam rencana induk. Pembangunan fisik yang selesai terdiri 140 ribu unit rumah, 70 ribu hektar lahan pertanian, 1.700 gedung sekolah, 3.700 km jalan, 13 bandara, 23 pelabuhan dan 1.100 fasilitas kesehatan.
Pembangunan jalan lintas barat yang dibiayai USAID baru akan selesai pada akhir 2010. Pembangunan perumahan bagi 400 KK korban tsunami yang masih tinggal di barak juga masih dilangsungkan atas bantuan dari pemerintah Arab Saudi.
"Dana milik BRR yang tersisa sebesar Rp 3,3 trilyun kita salurkan sebagai anggaran Badan Kelanjutan Rekontruksi Aceh (BKRA) yang dikelola pemprop," jelas Kuntoro.
(lh/Rez)











































