Aceh-Nias resmi dibubarkan oleh Presiden SBY. Seluruh hasil capaian yang sudah ada harus dipelihara dan yang belum tuntas agar dilanjutkan jajaran pemerintah daerah setempat.
"Yang penting sekarang memelihara yang sudah dicapai. Saudara gubernur NAD dan Sumut mendapat mandat untuk melanjutkan apa yang belum rampung oleh BRR," kata Presiden SBY dalam acara pembubaran BRR Aceh-Nias, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (17/4/2009).
Secara umum pembangunan kembali segala sesuatu di NAD-Nias pasca
tsunami yang bersifat fundamental telah BRR selesaikan. Tapi demikian
masih ada pekerjaan yang tetap perlu dilanjutkan pelaksanaannya secara berkesinambungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditemui usai acara, Gubernur NAD Irwandi Yusuf mengatakan pihaknya telah membentuk Badan Kelanjutan Rekonstruksi Aceh (BKRA). Badan ini yang dilengkapi dengan organ antikorupsi itu nanti berperan melaksanakan dan memantau kesinambungan pelaksanaan proyek rekonstruksi di Aceh oleh berbagai lembaga donor.
"Mungkin cuma kami satu-satunya pemprov di Indonesia yang punya badan
antikorupsi sendiri," papar Irwandi.
(lh/aan)











































