"Namun tidak pernah sampai terjadi. Baru kali ini lah dia nekat melakukan kejahatan," kata Kasat Resmob AKBP Ahmad Rivai di Polda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Kamis (16/4/2009).
Mulyadi melakukan pembunuhan karena harus menebus HP ibunya yang digadaikan ke temannya yang berinisial PA. "Dia tidak sebutkan ada orang lain yang terlibat. Kita bisa pastikan dia pelaku tunggal," Rivai.
Polisi juga telah memeriksa PT Gardatama Nusantara, tempat Mulyadi bekerja. Saat bekerja Mulyadi memiliki sertifikat pendidikan dan pelatihan security dari Pusdiklat Security Group Artha (SGA).
"Dia juga memiliki SKCK dari Polsek Ciracas dan pernah bekerja di SGA dan ditempatkan di PT Bhakti Artha Reksa Sejahtera selama 2 tahun," katanya.
(nal/iy)











































