"Di Indonesia memang belum pernah ada kasus yang seperti di China atau di Singapura tapi waspada tetap harus," kata dokter spesialis anak RS Hermina Depok, dr Rianita kepada detikcom, Kamis (16/4/2009).
Anak-anak yang terserang virus coxsackie itu biasanya akan mengalami demam, batuk, pilek, sariawan penuh dan bintik-bintik merah di kaki dan tangan. Namun bila anak-anak sudah mulai pendarahan seperti mimisan atau muntah darah, orang tua harus segera membawa ke dokter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini, kasus yang terjadi di Indonesia dapat sembuh dengan sendirinya. Kalaupun ada anak yang dirawat di rumah sakit, biasanya karena dehidrasi karena kurang cairan saja.
"Paling-paling dirawat karena kurang cairan. Kalau segera ditolong nggak berbahaya," kata dokter jebolan Universitas Indonesia (UI) itu.
(ken/iy)











































