Peristiwa tersebut terjadi di Jl Nuri Blok Y5 Sektor II Bintaro, Jakarta Selatan, Kamis (16/4/2009) pukul 11.00 WIB. Ceritanya, Arifin berniat merampok sebuah rumah di kawasan tersebut. Saat memasuki rumah, aksi Arifin dipergoki si penghuni rumah, Ayu dan Rosmini.
Karena ketahuan, Arifin pun kalap. Arifin membacok penghuni rumah. Ayu dibacok di kepala, Rosmini dibacok di tangan kanan, sedangkan salah satu penghuni lainnya masih belum diketahui kondisinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mendengar teriakan itu, para tetangga pun berdatangan. Arifin kemudian berusaha kabur melalui lantai dua rumah berwarna kuning gading tersebut. Tidak lama kemudian polisi pun tiba. Arifin masih bersembunyi di lantai dua.
Polisi kemudian menyuruh Arifin keluar dari lantai dua dengan mengeluarkan tembakan peringatan. Namun Arifin malah kabur ke lantai dua rumah tetangga. Polisi menggerebek rumah tersebut. Si perampok pun kabur melarikan diri. Polisi kemudian mengeluarkan timah panah sebanyak dua kali ke perut Arifin. Dor! Dor! Si perampok pun terjatuh dan tersungkur.
Arifin kemudian dibawa ke RS Fatmawati. Sedangkan korban dibawa ke RS Suyoto Veteran, Jl Veteran, Bintaro.
Puluhan warga masih terus berkerumunan menyaksikan sisa-sisa aksi kejar-kejaran Arifin dengan polisi tersebut. Kurang lebih 20 petugas masih di lokasi. Rumah masih belum diberi garis polisi dan masih menunggu tim identifikasi untuk olah TKP. (gus/iy)











































