Pesawat Tempur Muter-muter, Warga Duren Sawit Ketakutan

Pesawat Tempur Muter-muter, Warga Duren Sawit Ketakutan

- detikNews
Kamis, 16 Apr 2009 11:26 WIB
Pesawat Tempur Muter-muter, Warga Duren Sawit Ketakutan
Jakarta - Akhir minggu lalu menjadi hari-hari yang mendebarkan bagi warga Duren Sawit, Jakarta Timur. Sebuah pesawat tempur terbang rendah berputar-putar di kawasan mereka. Selain terganggu suaranya yang bising, warga takut pesawat itu akan jatuh.

Fajar, salah satu warga di kawasan itu menuturkan, gangguan pesawat tempur itu terjadi pada Sabtu (11/4/2009) dan Minggu (12/4/2009) pagi.

"Saya dan orangtua terganggu karena suaranya bising. Lebih-lebih kita ketakutan. Takut pesawat jatuh ke perumahan warga. Orangtua saya takut mengalami kejadian seperti di Bandung (fokker TNI jatuh di hangar PT DI)," ujar Fajar kepada detikcom, Kamis (16/4/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fajar tidak mengetahui pasti jenis pesawat tempur yang terbang rendah dan sangat bising itu. Namun jika dibandingkan dengan pesawat komersial, Fajar menduga pesawat tersebut milik TNI AU.

"Saya nggak tahu apakah itu (Sukhoi terbaru milik TNI AU). Tapi  yang saya lihat pesawat tempur. Kalau saya bandingi dengan pesawat lain, ya sudah pasti pesawat tempur TNI AU," jelasnya.

Fajar juga menuturkan, pesawat bolak-balik terbang ke kawasan rumahnya selama 10 menit. Selain dia, warga lainnya juga ke luar rumah untuk melihat pesawat yang suaranya memekikkan telinga itu.

"Pesawat bolak-balik, nanti hilang, nanti puter lagi di situ. Terbang agak lama, 10 menit ada," jelas Fajar.

Fajar mengaku, pesawat komersial sering terbang di atas kawasan rumahnya. "Namun pesawat itu tidak sebising dan serendah pesawat TNI AU yang Sabtu dan Minggu terbang," katanya.

Fajar meminta pihak TNI AU mengkorfimasi terlebih dulu kepada masyarakat jika pesawat sedang latihan.

"Apakah TNI AU berhak melakukan latihan tempur/akrobatik di lingkungan padat penduduk. Apalagi tanpa ada konfirmasi kepada warga terlebih dahulu?" tanyanya.

(nik/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini