Pengelola Bus TransJ Enggan Naik Busway

Pengelola Bus TransJ Enggan Naik Busway

- detikNews
Rabu, 15 Apr 2009 11:52 WIB
Pengelola Bus TransJ Enggan Naik Busway
Jakarta - Kebijakan Pemprov DKI Jakarta tentang bus TransJakarta untuk mengurangi kemacetan di ibukota tidak tercermin di kantor Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan. Mobil pejabat Sudinhub diparkir dan memakan separuh badan jalan di Jalan Piere Tendean.

Pengamatan detikcom, Rabu (15/4/2009), puluhan kendaraan pribadi tersebut didominasi oleh mobil pribadi milik PNS di lingkungan Sudinhub Jaksel.

Bahkan karena area parkir di kantor tidak cukup sehingga harus diparkir di Jalan Piere Tandean. Padahal, lokasi jalan tersebut menyempit dan berada di 100 meter sebelum perempatan Pasar Mampang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tiap hari ya seperti itu. Bikin macet," keluh Sandy (28), warga Bekasi, yang bekerja di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Padahal, akses busway ke kantor Sudin ini sangat strategis. Setiap pegawai yang naik koridor VI (Ragunan-Halimun) bisa turun di halte busway Pasar Mampang.

Lalu pegawai bisa berjalan kaki sejauh 300 meter atau 5 menit. "Kalau di sini yang naik bus TransJ ya yang pegawai rendahan. Kalau pejabatnya mana mau," kata salah seorang PNS yang tak mau disebut namanya.

Dishub merupakan lembaga yang merawat sarana dan prasarana bus TransJ seperti jalan, halte dan rambu-rambu.

Akibat menumpuknya kendaraan di depan kantor Sudin, kemacetan kadang mengular hingga ke depan pintu gerbang salah satu tv swasta di jalan tersebut. "Mana maulah pejabat naik busway," kata Andri, karyawan sebuah bank swasta di jalan tersebut.

(asp/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads