"Kami telah mengadakan pembicaraan dengan para pemimpin sejak semalam dan kami setuju bahwa kami akan membubarkan para demonstran kami untuk sementara," kata Prateep Ungsongtham Hata, salah seorang pemimpin demo kepada kantor berita AFP, Selasa (14/4/2009).
"Kami tidak menyerah, kami cuma membubarkan massa karena kami tidak melakukan kesalahan," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pada Senin, 13 April kemarin, tentara terlibat bentrok dengan massa pendukung mantan PM Thaksin Shinawatra itu. Akibatnya, 2 orang tewas dan 113 lainnya luka-luka.
"Alasan kami memutuskan untuk membubarkan diri karena kami ingin menghindari jatuhnya korban jiwa. Para demonstran kami benar-benar ingin berjuang dan mengorbankan diri mereka jadi kami ingin mencegah tragedi," pungkas Prateep.
(ita/iy)











































