"Kondisi keamanan Wamena kurang mendukung terkait situasi pemilu. Hal itu terdengar oleh penghuni, lalu dimanfaatkan oleh penghuni," ujar Humas Ditjen Lapas Depkum HAM Rachmadany saat dihubungi detikcom, Selasa (14/4/2009).
Dani, sapaan akrabnya, menjelaskan kaburnya 43Β napi itu terjadi dalam 2 hari. Pertama, pada 11 April 10 orang kabur. Kemudian disusul 33 orang pada dini hari tadi pukul 02.00 WIT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(lrn/nrl)











































