Seperti dilansir AFP, Senin (13/4/2009), dilaporkan 2 orang tewas dan 113 luka-luka dalam peristiwa ini. 25 Orang diantaranya luka parah.
Para demonstranΒ adalah orang yang loyal dengan mantan Perdana Menteri Thaksin
Shinawatra. Orang-orang ini berencana menyerang gedung pemerintahan, kantor
Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, Abhisit Vejjajiva telah mengumumkan bahwa gelombang aksi protes telah berhasil dipadamkan.
"Hampir semua orang terkejut, kecuali yang tidak berada di sekeliling gedung
pemerintahan," kata Abhisit sesudah mengingatkan demonstran agar memikirkan konsekuensi aksinya.
"Tugas ini baru saja dimulai dan sebentar lagi selesai, saya mengimbau agar
seluruh pihak bertindak tegas," imbuhnya.
Juru bicara polisi yang mengisi sebuah acara televisi menyatakan bahwa mereka siap siaga mengawasi aksi demonstrasi.
"Warga seharusnya tidak ramai-ramai, dan seharusnya tidak bentrok sendirian.
Polisi yang akan menjaga keamanan," tuturnya.
Thailand terjebak kekacauan sejak militer menjatuhkan Thaksin lewat kudeta pada tahun 2006. Thailand merupakan negara yang sarat dengan kudeta. Sejak 1932, negeri ini telah mengalami 18 kali kudeta.
(van/lrn)











































