Meningkat, Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sumut

Meningkat, Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sumut

- detikNews
Senin, 13 Apr 2009 20:47 WIB
Medan - Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sumatera Utara (Sumut) mengalami peningkatan tiap tahun. LBH APIK Medan mencatat, sepanjang tahun 2008 terjadi peningkatan 181 kasus dibanding tahun 2007. 

Hal ini disampaikan Direktur Eksekutif Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (APIK) Medan, Cut Betty di kantornya Jl Sisingamangaja, No 17A Medan, Senin (13/4/2009). 

Menurut Cut Betty, kekerasan terhadap perempuan dan anak yang dilaporkan sebanyak 1.414 kasus pada tahun 2008. Jumlah ini mengalami peningkatan pada tahun 2008 menjadi 1.595 kasus. 

Sebenarnya, bukan jumlahnya yang bertambah tiap tahun. Dari hasil pengamatan LBH APIK Medan, jumlah kasus ini terlihat meningkat karena kesadaran masyarakat melaporkan tindak kekerasan perempuan dan anak semakin baik. 

"Kasus kekerasannya belum tentu bertambah tiap tahun. Tapi yang pasti, jumlah pihak yang melaporkan ke LBH APIK yang bertambah tiap tahun," kata Cut Betty. 

Contohnya, sebut Cut Betty, kasus penganiayaan terhadap perempuan tahun 2007, hanya dilaporkan sebanyak 83 kasus. Sementara tahun 2008, jumlah kasus yang dilaporkan meningkat menjadi 124 kasus. 

Masyarakat makin berani melaporkan tindak kekerasan yang dialaminya kepada pihak lain. Lima tahun lalu, perempuan enggan dan takut melaporkan kekerasan yang dialaminya. 

Khusus kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), tahun 2007 tercatat 226 kasus. Sedang tahun 2008 mengalami penurunan menjadi 210 kasus. 

"Ini menunjukkan adanya efek jera dan hati-hati di kalangan laki-laki untuk melakukan kekerasan kepada istri dan anak di lingkungan keluarga," kata Cut Betty. 

Secara psikis, hampir 80 persen perempuan mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Perempuan juga kerap mengalami kekerasan ekonomi, kekerasan fisik dan kekerasan seksual.

(rul/lrn)


Berita Terkait