Banjir di Kampar, 200 Rumah Tergenang Air 1,5 M

Banjir di Kampar, 200 Rumah Tergenang Air 1,5 M

- detikNews
Senin, 13 Apr 2009 15:15 WIB
Pekanbaru - Curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir membuat
sungai Kampar di Kabupaten Kampar, Riau meluap. Akibatnya sekitar 200 rumah penduduk tergenang air setinggi 1,5 meter. Warga pun mengungsi.

Banjir ini terjadi di Desa Gunung Sahilan dan Desa Sahilan Darussalam
Kecamatan Gunung Sahilan, Kampar terpaut sekitar 80 km arah Selatan dari
Pekanbaru. Dua desa ini berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kampar.

Akibat banjir ini, sekitar 200 rumah penduduk di dua desa itu kini tergenang
air setinggi 1,5 meter. Namun sebagian besar rumah penduduk di sana berbentuk panggung. Sekali pun rumah berbentuk panggung, namun sekitar rumah sudah terendam air.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Akibat banjir ini, ada 20 KK yang kini mengungsi ditenda darurat yang
dibangun Pemerintah Kabupaten Kampar. Tenda itu berada di atas jembatan yang menghubungkan kedua desa," kata Ihwanul (44) anggota badan perwakilan desa (BPD) Gunung Sahilan dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (13/04/2009).

Selain itu warga juga ada yang mengungsi ke rumah sanak familinya yang
daerahnya tidak terkena banjir. Sebagian warga lagi ada yang mengungsikan
ternaknya seperti sapi, kerbau, kambing diatas jembatan. "Karena areal rumah
sudah dikepung banjir, terpaksa ternak mereka diungsikan di atas jembatan,"
katanya.

Ihwanul juga menjelaskan, selain banjir menggenangi rumah penduduk, sejumlah ruas jalan yang menghubungkan antar desa juga ada yang terputus. Ini sehubungan air yang meluap dari sejumlah rawa-rawa menggenangi badan jalan rata-rata satu meter.

"Jalan antar-desa kini terputus. Untuk jenis mobil kecil tidak bisa lintas.
Terkecuali truk yang bisa bisa menembus arus air yang menggenangi badan jalan. Sedangkan pemilik sepeda motor harus menggunakan sampan," kata Ihwanul.

(cha/anw)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads