Sebanyak 6 saksi yang merupakan anak buah dan 1 pengikut Lia Eden akan diperiksa oleh hakim. Mereka kini sudah tampak datang di PN Jakpus, Jl Gadjah Mada, Jakpus, Senin (13/4/2009).
15 Pengikut Lia Eden lainnya juga telah hadir untuk menyaksikan sidang yang semula akan digelar pukul 13.30 WIB ini. Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Subarhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ibu Lia hanya menyampaikan wahyu dari Tuhan. Beliau tidak pernah melakukan tindak kriminal. Menurut saya beliau tidak bersalah. Tuduhan-tuduhan itu tidak benar," kata Irsa kepada detikcom.
Menurut Irsa, Lia tidak pernah mengaku sebagai Tuhan ataupun Malaikat Jibril. Dia juga tidak sepakat bekas guru spiritualnya itu diadili berdasarkan pandangan-pandangan Islam.
"Ajaran Eden bukan Islam, jadi jangan digunakan pandangan Islam. Kalau hukum positif UUD kita setuju," pungkasnya.
(irw/iy)











































