"Tidak benar jika sangkur tersebut merupakan peralatan kerja," ujar Direktur Utama PT Gardatama Nusantara, Marsda TNI Purn Jeffrey ZA Baadilla.
Hal itu disampaikan Jeffrey dalam jumpa pers di kantor Gardatama Jl Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/4/2009). Gardatama Nusantara adalah perusahaan outsourcing keamanan yang dikontrak oleh Blitzmegaplex.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jeffrey menuturkan, sangkur (sebelumnya polisi menyebutnya badik) yang dibawa Mulyadi untuk membunuh Elen, merupakan alat pribadi pria itu.
"Alat yang buat bunuh tersebut itu inisiatif sendiri dan dia membunuh di luar jam kerja," pungkasnya.
(nik/iy)











































