Bentrokan terjadi pada Senin, 13 April antara pukul 4 dan 5 subuh. Ini terjadi ketika tentara Thai berupaya membubarkan massa yang menguasai persimpangan Din Daeng, yang terbesar di Bangkok dan merupakan jalan utama menuju keluar kota Bangkok.
Tentara berulang kali melepaskan tembakan ke udara untuk membubarkan para pendemo. Demikian seperti diberitakan kantor berita Reuters, Senin (13/4/2009).
Gas air mata juga dilepaskan tentara. Massa yang merupakan pendukung mantan PM Thaksin Shinawatra membalas dengan melemparkan sejumlah bom bensin di jalanan.
Setidaknya 70 orang terluka dalam bentrok tersebut. Mereka dilarikan ke empat rumah sakit terdekat. Para korban luka itu termasuk lebih dari 10 prajurit yang terluka, kebanyakan karena ditabrak bus-bus yang dikendarai para pendemo. Dalam insiden ini, sejumlah demonstran telah ditangkap.
Aksi demo selain banyak terjadi di Bangkok, juga dilaporkan terjadi di sejumlah provinsi di Thailand. Aksi massal ini bisa saja mendorong militer untuk turun tangan. Ini sangat mungkin terjadi mengingat Thailand telah mengalami 18 kudeta militer sejak tahun 1930-an itu.
(ita/iy)











































