"Kami minta kalian menghentikan aksi ini. Pemerintah perlu mengambil tindakan-tindakan yang diperlukan dalam kondisi darurat untuk mengembalikan keamanan," ujar Abhisit seperti dikutip Reuters, Minggu (12/4/2009).
Pernyataan itu dia sampaikan beberap jam setelah mobilnya diserang. Dengan tegas dia mengingatkan kepada para pendukung Thaksin yang melakukan demonstrasi bahwa dirinya bisa menggunakan kekerasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abhisit menegaskan, pemerintah dan aparat keamanan siap jika terpaksa melakukan tindak kekerasan terhadap para demonstran. "Saya nyatakan bahwa pemerintah dan aparat keamanan masih solid. Kalian bisa melihat semua petinggi militer bersama saya sekarang," tegas Abhisit.
Thailand merupakan negara yang sarat dengan kudeta. Sejak 1932, negeri ini telah mengalami 18 kali kudeta.
(sho/ddt)










































