Pernyataan darurat itu dilontarkan Pemerintah Thailand dalam jumpa pers yang digelar di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Bangkok, seperti yang disiarkan salah satu TV Thailand yang dilansir Reuters, Minggu (12/4/2009).
Dalam jumpa pers itu, hadir beberapa menteri termasuk Menteri Pertahanan dan Menteri Dalam Negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantauan Reuters, tentara tidak melakukan apa-apa untuk menghentikan demonstran memasuki gedung kementerian itu. Namun, akhirnya tentara melontarkan tembakan peringatan agar yang lain tak ikut masuk ke gedung itu.
Tak hanya di luar Kementerian Dalam Negeri saja, para demonstran juga berkumpul di luar Markas Besar Kepolisian Thailand kendati tidak sampai masuk.
Beberapa demonstran terlihat menghalangi jalan kendaraan lapis baja dekat Mabes Kepolisian itu, beberapa bahkan menari di atas kendaraan itu.
Selain di Mabes Kepolisian Thailand, kendaraan lapis baja juga terdapat di luar Kementerian Luar Negeri Thailand.
Juru Bicara Tentara Nasional Thailand mengatakan, masyarakat tidak perlu takut terhadap keberadaan kendaraan lapis baja ini. Ini bukan tanda-tanda kudeta, namun bagian dari prosedur tetap pengamanan yang diinstruksikan pemerintah.
Sementara itu di luar Gedung Pemerintahan, kantor Abhisit, demonstran sudah mencapai lebih dari 4 ribu orang.
(nwk/iy)











































