"Disuruh sama orang sunda," ujar Mulyadi ketika ditanya wartawan tentang alasan dan modusnya membunuh Elen di Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (11/4/2009).
Ketika ditanya siapa yang menyuruhnya, Mulyadi hanya menjawab singkat,"S-G-A".
Sementara itu di tempat yang sama, Direskrimum Polda Metro Jaya M Iriawan yang dikonfirmasi tentang jawaban Mulyadi mengatakan, polisi masih melakukan pengembangan.
"Untuk saat ini masih dalam pengembangan. Itu kan hanya pengakuan dari pelaku. Soalnya pelaku ini pada saat ditangkap juga mengaku yang membunuh Elen adalah Hermanto, security Pacifuc Place juga," ungkapnya.
Namun ternyata Hermanto tidak tahu apa-apa setelah dimintai keterangan polisi. Polisi pun menyimpulkan Mulyadi berkelit.
Rekam jejak jelek
Iriawan juga menambahkan, pelaku memiliki rekam jejak yang tidak baik di tempat kerjanya.
"Dia itu malas-malasan kerja di sana, suka menghilang di saat tugas, dan memang sedang mengajukan surat pengunduran diri setelah melakukan pembunuhan," tandasnya.
(nwk/rdf)











































