"Wah tadi di sana sampe nggak ingat pemilu, nggak ingat koalisi, sampai sini ingat lagi," candanya sesaat setelah mendarat di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Sabtu (11/4/2009).
"Ini adalah makan siang termahal," lanjutnya yang disambut derai tawa para wartawan
yang ikut dalam rombongan kepresidenan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat insiden ini, para kepala negara tamu undangan kembali ke negaranya masing-masing. Sementara pemerintah Thailand sendiri memberlakukan keadaan darurat di negaranya.
"Yah di satu sisi kita prihatin tapi di sisi lain ini juga pelajaran bagi kita," tutur SBY mengomentari kejadian yang baru saja dialaminya. (gah/nwk)











































