Pelaku Tertangkap, Mengaku Khilaf

Pembunuhan di Apartemen Pesona

Pelaku Tertangkap, Mengaku Khilaf

- detikNews
Sabtu, 11 Apr 2009 15:27 WIB
Pelaku Tertangkap, Mengaku Khilaf
Jakarta - Kasus tewasnya Wang Xia Mei alias A Mei (40) yang ditemukan di tangga lantai 27 danΒ  28 Apartemen Pesona Bahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Senin, 6 April lalu sudah terungkap. Pelaku, Tjen Darly Susanto alias Abun (52) mengaku emosi karena hendak menukar uang dolar tapi tak dilayani.

"Saya hendak menukar uang dolar senilai US$ 200. Tapi dia tak mau kasih," kata pelaku di Mapolres Jakarta Pusat, Jl Kramat Raya No 61 Jakarta Pusat, Sabtu (11/4/2009).

"Saya tidak bisa nukar,tapi kalau mau ngirim uang, saya layani," kata korban waktu itu seperti ditirukan pelaku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Wah, berarti anda bank gelap. Saya laporkan ke polisi lho," ujar pelaku.

Mendapat tuduhan seperti itu, korban marah. Wang Xia Mei kalap lalu mengambil botol minuman lantas menghantamkan ke tubuh pelaku.

Terjadi perkelahian yang tak imbang di sebuah kamar kosong di kamar 7 lantai 28. Korban tersungkur akibat di dorong pelaku.

Guna melampiaskan kekesalannya, pelaku mengambil keramik penutup toilet dan menghantamkan ke kepala korban hingga jatuh. "Dia jatuhnya mengenai bibir bak mandi. Saya kira pingsan. Lalu saya tunggui selama satu jam," kisahnya dengan logat mandarin yang kental.

Usai satu jam tak kunjung bangun, pelaku lalu membawa mayat korban untuk dibuang. Akan tetapi, dia panik dan takut ketahuan shingga mayat ditinggalkan begitu saja di tangga lantai antara 27 dan 28.

"Selama satu jam tersebut, saya mengambil harta korban berupa uang, perhiasan dan lainnya. Saya tak sempat menghitung uang, karena memakan waktu lama," ungkapnya.

Usai membawa kabur harta benda, lalu dia pulang ke rumah di Tangerang. Setelah istirahat beberapa jam, lalu dia bersama keluarga kabur ke Bandung, Jawa Barat. Hingga akhirnya, pada 9 April lalu, pelaku tertangkap di sebuah mal di Bandung saat jalan-jalan bersama keluarga.

"Saya khilaf," ujarnya tenang sambil memperlihatkan bekas-bekas luka di tangan dan kaki akibat berkelahi dengan korban.
(asp/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads