"Ini penyakit ada infeksi jamur masuk ke darah. Memang kecil tapi efeknya cukup besar. Terutama di ginjal. Jadi sekarang perawatan antijamur yang lewat darah melalui infus," ujar Yenny Wahid.
Yenny menyampaikan hal itu setiba dari Bangkok, Thailand menemani Gus Dur di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2009).
Karena jamur itu, imbuh dia, maka Gus Dur harus dimasukkan obat melalui infus selama 2 pekan. Gus Dur yang dirawat di RS Internasional Bumbungrat, Bangkok, Thailand itu juga melakukan penggantian kateter.
Dia menambahkan, seharusnya Gus Dur kontrol ke Bangkok sejak 2 tahun lalu. Namun hingga 2,5 tahun berlalu, jadwal Gus Dur kontrol mundur karena terbentur padatnya jadwal ayahnya itu. Kebetulan ayahnya diundang menghadiri konferensi internasional di Bangkok.
"Dan ini tidak betul ya bahwa beliau dikabarkan terserang stroke. Ini pemeriksaan rutin. Tapi karena sebelumnya tidak ada waktu jadi molor-molor dan baru bisa sekarang dilakukan," tegasnya.
Sementara Gus Dur mengatakan, setelah dirawat 2 pekan di Bangkok, Thailand, dirinya harus melanjutkan perawatan di RSCM, Jakarta.
"Tapi ini belum selesai dirawat. Nanti 3 hari, saya akan dirawat di RSCM, 2 minggu dan 3 hari di RSCM. Jadi perawatan kurang lebih 2 minggu 3 hari," kata Gus Dur di atas kursi rodanya.
(nwk/iy)











































