Abhisit kian terdesak setelah lebih dari 100.000 orang berdemo di Bangkok pada Rabu, 8 April lalu. Massa merupakan pendukung mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra. Abhisit sendiri baru memimpin Thailand sejak tiga bulan lalu.
Hari ini, puluhan ribu pendemo berkumpul di sekitar rumah Prem Tinsulanonda, penasihat utama Raja Thailand yang dituding massa mendalangi kudeta militer yang menggulingkan Thaksin tahun 2006 lalu. Para demonstran mengeluarkan ultimatum 24 jam untuk pengunduran diri Prem.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abhisit kembali menegaskan dirinya tak akan mundur dari jabatannya. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (9/4/2009)
"Tidaklah benar menyerah pada kelompok yang membuat suara keributan atau menggunakan kekerasan," kata Abhisit pada stasiun televisi lokal.
Aksi demo di Bangkok telah dimulai sejak dua minggu lalu. Sejauh ini aksi tersebut berlangsung damai. Ribuan personel keamanan dikerahkan untuk berjaga-jaga di lokasi-lokasi penting.
Para pemimpin ASEAN dan sejumlah negara Asia menurut rencana akan berkumpul di Pattaya untuk mengikuti KTT ASEAN pada Jumat, 10 April besok. PM Abhisit telah menegaskan bahwa KTT tersebut tetap akan berjalan sesuai rencana, meski Thailand terus diwarnai aksi demo massal.
(ita/iy)











































