Para demonstran yang memakai kaos merah, menuduh Abhisit sebagai dalang yang menjatuhkan mantan Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawtradari dalam kudeta militer tahun 2006.
Mereka berkumpul di luar kantor British Abhisit, secara bertahap demonstran datang dan duduk selama dua minggu, sambil berteriak "Bawalah kembali Thaksin, Abhisit keluar!"
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kewalahan untuk melihat lautan merah ini. Saya ingin ucapkan selamat, kita berkumpul di sini karena kita haus akan demokrasi," kata Thaksin seperti dilansir dari channelnewsasia.com Kamis (9/4/2009).
"Perjuangan ini tidak untuk saya, tetapi untuk negara kita, masyarakat kita generasi masa depan," tambahnya.
Ribuan aparat keamanan berjaga di pusat ibukota, tidak ada tanda kekerasan, meskipun perdana menteri memperingati kalau kelompok demonstran akan mencoba untuk memprovokasi.
"Kami datang di sini untuk memecat pemerintah," kata pemimpin demo, Nattawut Saikuar. (did/anw)











































