"Rumah penduduk terbakar dan apinya memercik di salah satu tanki. Akibatnya, terjadi kebakaran ditanki nomor 11 pada pukul 22.15 WIT. tetapi berhasil dipadamkan kurang dari 2 jam yakni pada pukul 23.45 WIT," ujar VP Communication Pertamina Anang Rizkani Noor kepada detikcom, Kamis (9/4/2009).
Menurut Anang, masyarakat Biak dan sekitarnya diharapkan tenang karena pasokan premium terjaga dan aman.
"Karena di tanki yang lain kita pinya premium 850 kilo liter yang bisa memenuhi kebutuhan 24 hari ke depan untuk Biak dan sekitarnya, karena penyaluran rata-rata per hari cuma 35 kilo liter," kata Anang.
Anang menjelaskan, kebakaran tersebut juga tidak sempat menghabiskan BBM yang ada dalam tanki. Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti jumlah kerugian. Pihak Pertamina masih melakukan penghitungan. (anw/did)











































