"Tidak benar itu didemosi. Saya tegaskan, dia hanya dimutasi biasa saja, tidak didemosi," ujar Wahyono yang ditemui wartawan usai menggelar teleconference Kesiapan Pemilu 2009 di Aula Utama Polda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2009).
Bahkan dengan nada tinggi, Wahyono mempertanyakan isu demosi Theresia itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolda juga membantah, pemutasian Theresia itu diwarnai oleh kepentingan pihak-pihak tertentu. Terlebih lagi, dirinya membantah kalau keputusannya melakukan mutasi terhadap Theresia karena ada pihak-pihak yang berseberangan dengan Theresia ketika mengungkap kasus aborsi di Kelurahan Johar Baru, beberapa waktu lalu.
"Tidak ada sama sekali. Jika dia memang akan meningkatkan karirnya dibidang itu (pengungkapan aborsi), di tempat baru ini, dia akan bisa mengungkap se-Jakarta. Termasuk kasus yang mungkin Anda dengar katanya dipengaruhi ini-itu," jelasnya.
Wahyono mengatakan, dengan jabatannya yang baru sebagai Penyidik Satuan IV/Renakta Polda Metro, Theresia bisa mengekspresikan keahlian dirinya sepenuhnya.
"Di sini (Satuan Renakta) dia bisa bekerja lebih giat lagi. Kalau perlu kasus lainnya lebih banyak. Di sini tempatnya, di tempat yang baru," tuturnya.
Namun, terkait dilaporkannya Theresia ke Propam Polda Metro karena bersikap otoriter terhadap bawahannya, dirinya membenarkan hal itu. "Ada itu. Sedang ditangani," pungkas Wahyono.
(mei/nik)











































