Seorang jurnalis Sikh melempar sebuah sepatu ke Menteri Dalam Negeri India Palaniappan Chidambaram saat berlangsung konferensi pers di New Delhi. Jurnalis tersebut marah setelah mendengar jawaban pejabat tinggi India tersebut seputar kerusuhan anti-Sikh tahun 1984 yang menewaskan ribuan orang.
Sepatu tersebut tidak mengenai sang menteri. Bahkan usai insiden itu, petinggi India itu terus meladeni pertanyaan dari wartawan lainnya. Sedangkan petugas keamanan membawa keluar jurnalis tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Singh merupakan reporter veteran untuk surat kabar terbesar India, Dainik Jagran.
Sebelum melemparkan sepatu itu, Singh menanyakan sejumlah pertanyaan mengenai keputusan Biro Investigasi Pusat (CBI) pekan lalu yang menyatakan pemimpin senior partai Congress, Jagdish Tytle tidak terlibat dalam kerusuhan berdarah anti-Sikh yang menewaskan setidaknya 3 ribu orang.
Dikatakan Chidambaram, CBI merupakan badan independen dan pemerintah tidak berperan dalam keputusan itu. Mendengar itu, Singh yang memakai sorban putih kemudian melemparkan sepatunya ke Chidambaram. Sepatu tersebut nyaris saja mengenai wajahnya.
Usai insiden itu, Chidambaram berulang kali meminta para jurnalis di ruangan itu untuk tenang.
Di India, kerusuhan anti-Sikh tahun 1984 itu terus menjadi isu kontroversial. Dalam peristiwa itu, lebih dari 3 ribu orang tewas, kebanyakan kaum Sikh. Kerusuhan meletus di berbagai penjuru India setelah para pengawal mantan Perdana Menteri Indira Gandhi menembak wanita itu hingga tewas. Pengawal-pengawal tersebut dari suku Sikh.
Banyak yang menyalahkan pejabat-pejabat partai Congress karena membiarkan kerusuhan itu atau bahkan mendukung para perusuh.
(ita/nrl)











































