Pemerintah negeri jiran itu membuat keputusan tersebut bulan lalu. Pemerintah akan segera mengeluarkan pedoman spesifik mengenai bagaimana implementasi hukuman tersebut.
Demikian disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Malaysia Wee Ka Siong kepada kantor berita AFP, Selasa (7/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan mengizinkan kepala sekolah atau siapapun yang berwenang melakukan hukuman itu, sementara orangtua akan diberitahu dan diundang untuk menyaksikan hukuman rotan itu dilakukan di tempat khusus," ujar Wee.
"Kita perlu mengambil langkah-langkah pencegahan karena para siswa saat ini tidak seperti murid-murid dulu, mereka kini 'terlalu kreatif' dalam melanggar peraturan," tegas Wee.
Pada tahun 2006 lalu, pemerintah Malaysia mengumumkan larangan hukuman rotan di sekolah-sekolah. Hukuman tersebut dilakukan dengan memukulkan rotan ke bagian bokong atau telapak tangan siswa.
(ita/iy)










































