Kedua korban tewas tersebut bernama Riyadi (17 tahun) dan Tohirin (17 tahun). Menurut sejumlah saksi, obat yang dikonsumsi tersebut dibeli dari sebuah apotik di daerah Babakan. Awalnya tidak ada reaksi namun menjelang malam keduanya kejang dan muntah-muntah hingga akhirnya dilarikan ke UGD RSUD Walet.
Tapi tidak lama kemudian, keduanya pulang eke rumah masing-masing. Belum ada informasi mengapa keduanya pulang. Namun diduga kuat, pihak keluarga memaksa pulang karena tidak ada biaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Awalnya keluarga tidak melaporkan kejadian tersebut. Kami menerima laporan setelah keduanya sudah dimakamkan. Dari hasil pemeriksaan sementera, diduga keduanya tewas karena over dosis," ujar Wakapolres Cirebon, Kompol Diki Budiman, Selasa (7/4/2009).
Untuk proses pemeriksaan, polisi kini sedang memeriksa sejumlah saksi, termasuk pemilik apotek yang memberikan obat yang dikonsumsi kedua korban.
(djo/djo)











































