Hal itu diungkapkan kakak ipar Didik Kurniawan, Ny Lestari saat menjemput jenazah di Base Off Pangkalan Udara (Lanud) Adi Sutjipto Yogyakarta, Selasa (7/4/2009).
"Bapak yang mendapat firasat akan adanya musibah pada keluarga kami. Kami baru tersadar akan adanya firasat itu setelah menerima kabar dari atasan Didik," ungkap Lestari.
Lestari mengatakan mertuanya Haryadi pada hari Minggu 5 April saat bekerja memecah batu kaki kanannya terkena pecahan batu hingga berdarah. Pada hari Senin pagi, tangan kanan mertuanya juga tersayat atau tergores pisau.
"Keperang (tergores) pisau saat berada di dapur sampai berdarah. Bapak juga sempat bertanya mau ada apa ini. Ternyata siang hari kemarin ada kabar duka," katanya.
Rencananya jenazah Didik langsung dibawa ke rumah duka di Desa Margomulyo, Kecamatan Seyegan Sleman. Jenazah akan dimakamkan di makam dusun setempat pada hari Selasa siang pukul 14.00 WIB.
(bgs/djo)











































