Dalam pidatonya di parlemen Turki, Obama menyebut Turki sebagai sekutu penting AS. Obama juga menyerukan ikatan yang lebih luas antara AS dan dunia Islam.
"Biar saya katakan ini sejelas mungkin," tutur Obama seperti dilansir News.com.au, Selasa (7/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan mendengarkan dengan seksama, menjembatani kesalahpahaman... Kami akan menghormati, bahkan ketika kami tidak setuju," tutur Obama.
Dikatakan Obama, hubungan AS dan Turki yang mayoritas penduduknya Islam, telah membuat negara "lebih aman". Dan aliansi itu, ujar Obama, bisa digunakan untuk menjembatani perbedaan agama dan budaya antara Barat dan muslim.
Obama juga menyinggung pengalamannya tinggal di Indonesia.
"AS telah diperkaya dengan warga muslim Amerika. Banyak warga Amerika lainnya memiliki orang-orang muslim di keluarga mereka atau pernah tinggal di negara mayoritas muslim. Saya tahu ini karena saya salah satu dari mereka," tandasnya.
Dalam pidatonya itu, Obama menjanjikan program-program tertentu di bidang perdagangan, pendidikan dan layanan kesehatan di dunia muslim.
(ita/nrl)











































