Pantauan detikcom di lokasi, Senin (6/4/2009), tenda dan kursi sudah terpasang. Beberapa pelayat dari warga sekitar tampak memadati rumah.
Sementara itu, kabar tewasnya Pratu Teguh Widodo diperoleh keluarga korban dari salah satu petugas di Lanud Iswahyudi yang mengaku bernama Agus.
"Sekitar pukul 16.00 WIB tadi ada kabar dari Lanud Iswahyudi jika putra saya kecelakaan di Bandung," kata ayah korban, Tukiman (52) kepada wartawan di rumahnya.
Saat itu, kata Tukiman, dirinya belum mendapat kabar jika anaknya menjadi
korban tewas. Dua jam kemudian, petugas dari Lanud Iswahyudi kembali mengabarkan dan memberi kepastian jika anak bungsunya itu menjadi salah satu korban tewas.
Seketika itu juga, lanjut Tukiman, keluarganya kaget dan shock. Meski kehilangan anaknya, keluarga mencoba untuk tabah. "Ya kita berusaha untuk tabah, karena sudah tugas anak saya mengabdi ke negara," imbuh ibunda Teguh, Sumirah(49) yang berusaha untuk tegar.
Istri Pratu Teguh, Nur Ika Mayasari (24) yang sedang hamil 7
bulan juga sudah mengetahui kabar suaminya yang tewas. Ia tinggal di kompleks Perumahan Lanud Iswahyudi, Madiun.
(fat/Rez)











































