"Ya akan kita panggil, tapi belum kita jadwalkan," ujar Direktur Penyidikan KPK Suedi Husein di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (6/4/2009).
Hal itu, lanjut Suedi, terkait dengan pembahasan dana stimulus APBN 2009 pada pertemuan informal di Hotel Four Session pada tanggal 19 Februari 2009. Pada pertemuan tersebut dibahas tentang program dana stimulus terkait krisis global yang mendera ekonomi Indonesia.
"Pokoknya semua yang ada dalam BAP pasti kita mintai keterangannya," tambahnya.
Abdul Hadi Djamal tertangkap tangan bersama pegawai Departemen Perhubungan Darmawati Darero dan Pengusaha asal Surabaya Hontjo Kurniawan pada 2 Maret 2009. Ditemukan tas berisi uang sejumlah USD 90.000 dan Rp 54,5 Juta di mobil Darmawati.
Diduga uang tersebut diberikan Hontjo untuk menyuap Hadi Djamal agar perusahaannya memenangkan tender dalam proyek dermaga tersebut.
(ape/mad)











































