"Mereka melapornya Rabu (1/4/2009) malam.Β Mereka dirampok sehabis pulang dari mall," ujar petugas Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya kepada wartawan di Mapolda Metro, Jl Sudirman, Jakarta, Senin (6/4/2009).
Peristiwa tersebut bermula ketika pada malam itu Jesica dan Vina menyetop sebuah taksi di kawasan Casablanca, Setiabudi, Jakarta Selatan. Jesica dan Vina saat itu hendak pulang ke kos-kosannya di jalan Bak Murad, Setiabudi, Jakarta Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah sopir turun, tanpa disadari, dua lelaki tak dikenal tiba-tiba masuk ke dalam taksi. Satu orang lelaki duduk di depan sedangkan temannya yang lain masuk melalui pintu belakang.
Setelah itu, taksi kemudian dikemudikan kembali oleh sopir. Kedua korban kemudian dibawa berputar-putar hingga ke kawasan Tangerang.
Saat berada di dalam taksi, kedua korban dipaksa menyerahkan harta miliknya. Vina kemudian mencoba melawan, namun upayanya gagal.
Pelaku kemudian berusaha menjegal korban dengan jalan mencekik korban. Hingga pukul 23.30 WIB, kedua korban diturunkan di kawasan Tangerang.
Uang tunai sebesar Rp 5 juta milik Jesica yang berada di dalam ATM pun raib beserta 3 unit telepon genggam. Tidak hanya itu, perhiasan emas seberat 16 gram pun turut raib.
Vina kehilangan 2 buah telepon genggam dan uang tunai Rp 150 ribu. Kemudian pada Kamis dini hari, keduanya melaporkan hal tersebut ke Polda Metro Jaya dengan nopol P/955/K/IV/2009/Spk Unit III.
(mei/nrl)










































