"Saya siap. Mental tidak ada masalah, fisik saja yang sakit," kata Ryan sebelum persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Jl Boulevard, Depok, Jawa Barat, Senin (6/4/2009).
Menurut Ryan, tidak ada persiapan khusus jelang vonis ini. Dia hanya berdoa dan mengambil hikmah dari semua yang telah dilakukannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ryan berharap keluarganya dapat menerima jika majelis hakim memutuskan hukuman mati. "Saya harap bapak, ibu sabar dan menerimanya," tutur pria kemayu ini.
Menyadari apa yang telah diperbuatnya, Ryan meminta maaf kepada keluarga korban dan menyesali perbutannya. "Menyesal pasti. Tidak ada orang buat kejahatan tidak menyesal," cetusnya.
Hujan deras menguyur kota Depok menjelang sidang Ryan. Sidang yang
diagendakan mulai pukul 11.00 WIB, hingga saat ini belum juga dimulai.
(did/aan)
