Mereka berhenti dari pekerjaan mereka karena tidak kuat menghadapi sikap sang PM yang gampang marah!
Sejak mulai menjabat sebagai PM, sudah 16 stafnya yang mundur. Ini berarti satu orang tiap bulan. Demikian seperti diberitakan harian Daily Telegraph, Sabtu (4/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perangai Rudd yang emosional kian menjadi pemberitaan setelah terungkap bahwa dia pernah membentak seorang pramugari. Pramugari itu sampai menangis dibuatnya. Gara-garanya, saat penerbangan Januari lalu, pramugari itu tidak bisa menyediakan makanan bebas daging yang diminta pemimpin negeri Kangguru itu.
Para staf di kantor PM enggan membicarakan bos mereka itu secara terbuka. Namun sejumlah orang diam-diam mengkritik sikap Rudd.
"Dia tak pernah memberikan masukan positif dan gampang sekali marah," ujar seorang staf yang menolak menyebutkan namanya.
Para pegawai senior di kantor PM juga kerap senewen dengan tuntutan-tuntutan dari Rudd yang dikenal gila kerja itu. Mereka mengeluh karena atasan mereka itu kerap menelepon di malam hari untuk urusan pekerjaan. (ita/ita)











































