Bahkan seorang mahasiswi Prancis greget ingin mencium pemimpin AS itu. Cecilia Dervogne, mahasiswi Universitas Strasbourg, meminta Obama menciumnya. Itu terjadi saat Obama dan Michelle mendekati kerumunan orang untuk menjabat tangan mereka.
Saat berjabatan tangan dengan Obama, Dervogne memberanikan diri meminta Obama menciumnya. Namun awalnya Obama enggan. Sampai kemudian Presiden Prancis Nicolas Sarkozy mendesak Obama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia menunjukkan pada saya para pengawalnya, yang memperhatikan semuanya. Saya pikir maksud dia adalah ada gap keamanan yang harus kami jaga," tutur mahasiswi Prancis itu.
"Dan kemudian Sarkozy mendesak dan bilang: 'Apa, Anda tak akan memberikan ciuman untuk dia?' Lalu dia pun memberikan pipinya malu-malu dan saya menciumnya," kata Dervogne.
Sebelumnya, saat berhadapan dengan istri Sarkozy, Carla Bruni, Obama pun cuma menjabat tangan mantan model itu dengan formal. Tak ada cium pipi kiri-kanan yang menjadi tradisi Barat. Berbeda sekali dengan Sarkozy yang memeluk dan memberikan ciuman di kedua pipi Michelle.
Kedatangan Obama ke Strasbourg untuk menghadiri pertemuan tingkat tinggi NATO yang bertepatan dengan peringatan 60 tahun aliansi NATO. (ita/ita)











































