"Spesialisasi kami di motor, jadi kita bikin posko ini. Harta benda kan juga penting diselamatkan," tutur Sinadi Sukri, penanggung jawab posko, Jumat (3/4/2009).
Posko yang bekerjasama dengan Dompet Dhuafa itu sudah beroperasi sejak 1 April 2009. Posko didirikan di dalam kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Ciputat, Tangerang, agar dekat dengan lokasi penampungan para pengungsi korban bencana.
Untuk mendapatkan sepeda motor atau telepon selular yang rusak, kru posko Institut Kemandirian biasa berkeliling ke tempat-tempat pengungsian. Hingga kini sebanyak 30 unit telepon selular dan 10 unit sepeda motor berhasil mereka perbaiki hingga bisa kembali berfungsi baik.
"Kebanyakan karena mesin dan kelistrikannya mati total akibat terendam lumpur. Semuanya kami perbaiki sampai bisa berfungsi kembali," jelas Sinadi.
(lh/nrl)











































