Chavez mengatakan dirinya "tidak masalah" menerima berapapun dari 240 tahanan yang masih tersisa di kamp Guantanamo, Kuba. Hal itu disampaikan Chavez dalam wawancara dengan jaringan televisi Al-Jazeera saat berkunjung ke Doha, Qatar.
Chavez juga mengimbau Presiden AS Barack Obama untuk mengembalikan pangkalan Angkatan Laut AS di Guantanamo itu kepada pemerintah Kuba. Demikian seperti diberitakan News.com.au, Jumat (3/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chavez sebelumnya telah berulang kali mengkritik penjara Guantanamo. Namun pemimpin sosialis itu juga memuji janji Obama untuk menutup penjara itu dalam waktu setahun.
Sebagai bagian dari perintah penutupan Guantanamo oleh Obama, para pejabat AS sedang memutuskan tahanan mana yang akan dikirimkan ke negara-negara lain dan mana yang akan diadili di AS. Beberapa negara Eropa termasuk Portugal dan Lithuania telah menyatakan akan mempertimbangkan untuk menerima tahanan Guantanamo.
(ita/iy)











































