Korban Hilang Tragedi Situ Gintung Turun Menjadi 70

Korban Hilang Tragedi Situ Gintung Turun Menjadi 70

- detikNews
Kamis, 02 Apr 2009 21:42 WIB
Jakarta - Peristiwa jebolnya Situ Gintung yang memilukan terjadi hampir menjelang sepekan lalu. Hingga kini jumlah korban meninggal masih bertahan 100 orang.

Jumlah korban yang hilang menurun menjadi 70 orang. Selain itu, sumbangan yang masuk cukup hingga 10 hari kedepan.

"Tidak ada update jumlah korban. Namun jumlah orang hilang menurun menjadi 70 orang saja, karena ada 19 orang melaporkan diri bahwa mereka masih hidup," ujar
Ketua Kordinator Posko Utama Bencana Situ Gintung Rahmat Salam saat jumpa pers di Media Center Fakultas Hukum UMJ, Jl Juanda, Tangerang, Kamis (2/4/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Rahmat, para penghuni yang tinggal di sekitar lokasi yang menjadi korban dahsyatnya air bah tersebut tidak semuanya penduduk asli. Sehingga, saat terjadinya bencana kemungkinan mereka tidak berada di tempat atau berada didaerah asalnya masing-masing.

"Disini banyak mahasiswa dan pekerja paruh waktu yang bukan asli orang sini. Saat terjadi bencana, mereka selamat karena sedang pulang kampung," kata Rahmat.

Rahmat menambahkan pengungsi yang masih berada dikampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) tidak perlu khawatir karena bantuan ke posko utama melimpah dan cukup untuk konsumsi 10 hari kedepan.

"Banyak sekali bantuan yang kami terima, paling banyak mie instan dan beras. Bantuan-bantuan ini menurut dinas sosial yang tadi kesini cukup untuk memberi makan 10 hari kedepan. Diharapkan dalam 10 hari kedepan evakuasi sudah selesai dan masyarakat bisa hidup normal kembali," ungkapnya.

Pantauan detikcom, hingga pukul 21.00 WIB, bantuan masih terus berdatangan ke posko utama. Pencarian sementara tidak dilakukan pada malam hari karena kurangnya penerangan. Saat ini petugas dari kepolisian dan relawan terlihat sedang berjaga-jaga di sekitar kampus.

(mpr/irw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads